Jumat, 16 September 2011

PERUBAHAN SOSIAL

Pengertian :
Situasi/keadaan dalam masyarakatsebagai akibat adanya ketidaksesuaian di antara unsur-unsur yang ada dalam masyarakat.
Menurut prof. Selo Soemarjan → perubahan-perubahan yang terjadi pada lembaga kemasyarakatan suatu masyarakat yang mempengaruhi system sosialnya, termasuk di dalamnya nilai-nilai, sikap-sikap dan pola perilaku di antara kelompok-kelompok dalam masyarakat.
Proses Disintegrasi Sebagai Akibat Perubahan Sosial Ada 3 bentuk :
1.ANOMIE
Yaitu suatu kondisi dimana tidak ada pegangan terhadap apa yang baik dan apa yang buruk bagi masyarakat. Keadaan ini mengakibatkan anggota-anggota masyarakat tidak mampu untuk mengukur tindakan-tindakannya karena batas-batasnya tidak ada.
2. CULTURAL LAG
Sering disebut dengan ketertinggalan budaya, yaitu suatu kondisi dimana terjadi perbedaan taraf kemajuan antara berbagai bagian dalam suatu
kebudayaan karena ada yang tumbuh cepat dan ada yang tumbuhnya lambat
3. MESTIZO CULTURE
Sering disebut juga dengan percampuran budaya, yaitu suatu proses percampuran unsur kebudayaan yang satu dengan unsur kebudayaan yang
lainnya yang mempunyai warna dan sifat yang berbeda. Ciri dari perubahan sosial ini ialah bersifat formalisme, yaitu hanya meniru bentuknya saja tetapi tidak mengerti akan arti sesungguhnya.
BENTUK-BENTUK DISINTEGRASI SOSIAL
a. Pergolakan Daerah → berupa pemberontakan kepada pemerintah yang sah
b. Aksi Protes dan Demonstrasi → adalah suatu cara untuk menyampaikan keinginan tidak menggunakan kekerasan terhadap suatu rezim, ideologi, pemerintahan, kebijaksanaan yang telah berlaku maupun yang sedang direncanakan

Aksi protes dan demonstrasi ada 2 bentuk :
1. RIOT ( Kerusuhan) → Aksi Demonstarsi yang tidak terkendali
2. ARMED ATTACK ( Serangan Bersenjata ) → tindakan kekerasan yang dilakukan untuk melemahkan kekuatan kelompok lain Ex : Kerusuhan Mei 1998
c. Kriminalitas
timbul karena adanya kesenjangan dalam masyarakat, kekecewaan, tekanan mental keinginan yang tidak tersalur, dna rasa dendam atau benci
Salah satu contoh kriminalitas WHITE COLLAR CRIME ( Kejahatan Kerah Putih / Korupsi )
Macam-macam Korupsi antara lain :
1. Korupsi Ekstortif → seorang pengusaha yang menyuap seorang pejabat agar mendapat perlindungan atas kepentingan usahanya
2. Korupsi Manipulatif → usaha kotor yang dilakukan seseorang untuk memengaruhi pembuatan peraturan yang menguntungkan dirinya
3. Korupsi Nepotistik → perilaku istimewa yang dilakukan penguasa/pejabat kepada sanak keluarga atau kerabat ynag mendatangkan keuntungan social/ekonomi maupun politik
4. Korupsi Subversif → pencurian kekayaan Negara oleh pejabat-pejabat atau penguasa yang merusak kehidupan ekonomi Negara
d. Kenakalan Remaja ( Juvenile Deliquency)
perbutan melawan norma, aturan, niai yang dilakukan oleh anak usia sekolah / mahasiswa
Sebab-sebab kenakalan remaja :
a. Faktor Intrinsik
- Kecerdasan
- Usia
- Jenis Kelamin
- Kedudukan anak dalam keluarga
b. Faktor Ekstrinsik
- Rumah Tangga
- Pendidikan
- Pergaulan anak
- Media massa


SUMBER : http://guruagungsuper.webnode.com

Catatn Pengingat Mahasiswa Bodoh